Efektivitas Pemanfaatan Daun Pegagan (Centella Asiatica) Sebagai Sabun Anti Nyamuk (Culicidae)

Authors

  • Zainina Alifia Jafar
  • Anda Yani
  • Yunita Riskayanti SMA Negeri 1 Seteluk

Keywords:

Daun Pegagan, Nyamuk, Sabun Anti Nyamuk

Abstract

Permasalahan gigitan nyamuk dan risiko penyakit yang ditularkan menjadi perhatian serius, mendorong pencarian alternatif insektisida kimia yang aman dan alami. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas ekstrak daun pegagan (Centella asiatica) sebagai bahan aktif dalam sabun anti nyamuk (Culicidae) serta menentukan konsentrasi optimumnya. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif eksperimental. Ekstrak daun pegagan diperoleh melalui maserasi etanol, kemudian diformulasikan menjadi sabun padat dengan konsentrasi 0%, 1%, 3%, dan 5%. Karakteristik fisik sabun diuji meliputi warna, aroma dan pH menggunakan indikator universal. Efektivitas sabun dalam mengusir nyamuk diuji dengan mengamati jumlah nyamuk yang hinggap pada area yang diaplikasikan sabun. Hasil menunjukkan bahwa semua formulasi sabun dengan ekstrak daun pegagan memiliki karakteristik fisik yang dapat diterima dan pH yang aman untuk kulit berkisar antara 9-11. Uji efektivitas menunjukkan bahwa sabun dengan ekstrak daun pegagan mampu mengusir nyamuk, di mana efektivitasnya meningkat seiring dengan peningkatan konsentrasi ekstrak Formulasi sabun dengan konsentrasi 3% telah efektif mengusir nyamuk, dan konsentrasi 5% menunjukkan efektivitas pengusiran tertinggi dengan data menunjukkan tidak ada nyamuk yang hinggap. Dengan demikian, sabun ekstrak daun pegagan berpotensi menjadi solusi alami dan aman untuk proteksi dari gigitan nyamuk.

Downloads

Published

2025-08-05